Empat Anggota DPRD Kapuas Buron terkait Kasus Suap

JAKARTA – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah masih memburu empat anggota DPRD Kapuas terkait kasus dugaan suap pembahasan penetapan RAPBD Kapuas 2015. Polda Kalteng menetapkan keempat anggota DPRD buron. “Yang tengah dikejar adalah Eddy Fariansyah (Demokrat), Tommy (PPP), Jainal Makmur (PKB), dan Rommy (PDIP),” kata Kasubbagops Tipikor Bareskrim Mabes Polri ... Read More
Iklan Baris
122750_689188_tersangka

Pembunuh Staf Analisis Kesehatan Siap Dihukum Mati

PALANGKA RAYA – Ahmad Raharjo alias Waras kini meringkuk di tahanan Mapolres Palangka Raya. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah membunuh Emma Rahmatiyah, staf analisis kesehatan berusia 21 tahun itu. Pria kelahiran Pangkoh Juni 1982 itu menceritakan penyebab dirinya tega membunuh Emma. Waras mengaku, perbuatan yang menyeretnya ke proses hukum ... Read More
Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli

Anggota Dewan Dilarang Nego

SAMPIT – Dua operasi tangkap tangan oleh Tim Tipikor Polda Kalteng yang menjerat para wakil rakyat, dari Seruyan hingga Kapuas, menyisakan kekhawatiran di kalangan legislator. Sebagai tindakan preventif, DPRD Kotim bakal menerbitkan surat resmi bagi anggotanya. Isinya, larangan negoisasi dengan eksekutif terkait pembahasan APBD 2015 di luar forum resmi.
Iklan Baris
pembayaran PSKS

Bawa Smartphone Hingga Perhiasan Emas

SAMPIT – Keluhan bahwa penerimaan program simpanan keluarga sejahtera (PSKS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) banyak tidak tepat sasaran bukan isapan jempol. Media menemui cukup banyak rumah tangga sasaran (RTS) yang mengantre di Kantor Pos Sampit membawa smartphone hingga memakai perhiasan emas.
pungli

Oknum Ketua RT Diduga Sunat PSKS

SAMPIT – Rumah Tangga Sasaran (RTS) RT 01 RW 01 Keluarahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang mengeluhkan dengan tindakan oknum RT yang melakukan pungutan liar (pungli). Oknum RT tersebut diduga memotong dana bantuan sebesar Rp100 ribu kepada warga penerima PSKS.
angin kencang

Waspada angin Kencang dan Petir

SAMPIT – Hingga awal bulan Desember hujan lebat diprediksi masih mengguyur kota Sampit dan sekitarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit juga memprediksi angin kencang dan badai petir rentan terjadi.