1470300239-kebakaran-lahan

Puluhan Kali Amukan Api

SAMPIT – Kasus kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama 2016 tergolong tinggi. Sampai 21 Agustus lalu, tercatat sebanyak 44 kali api mengamuk di sejumlah lokasi berbeda. Sebanyak 21 kasus kebakaran terjadi di areal permukiman padat penduduk dan sisanya kebakaran lahan.
haji

Calon Haji Kotim Tiba di Madinah

SAMPIT – Jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya tiba di Madinah, Senin (23/8) lalu. Rombongan JCH Kotim yang masuk dalam kloter 13 tersebut tiba dengan selamat menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines.
masker

1000 Masker Dibagi Gratis

SAMPIT – Guna mencegah terjadinya penyakit inpeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat bencana kebakaran hutan dan lahan khususnya di Kotawaringin Timur. Sejumlah anak remaja yang tergabung dalam komunitas Pencinta Alam membagikan sebanyak 1000 masker kepada pengendara roda dua.
kapal hias

Rute Kapal Hias Kecewakan Warga

SAMPIT – Kemeriahan festival kapal hias di Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (21/8), menyisahkan kekecewaan bagi warga yang tinggal di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Sebab, rute kapal hias hanya dari ikon jelawat ke Baamang, tanpa melintas Ketapang.
1470814692-ketua-komisi-iv-dprd-kotim-jainudin-karim

Satu Fraksi Tak Sepakat

SAMPIT – Rencana Bupati Kotim Supian Hadi memoles wajah Kota Sampit dengan menggelontorkan dana puluhan miliar rupiah, mulai terganjal di DPRD Kotim. Fraksi gabungan PAN dan Nasdem menunjukan ketidaksepakatan dengan rencana tersebut. Alasannya, hal itu bisa mengorbankan pembangunan prioritas.
1471865354-gubernur-kalimantan-tengah-sugianto-sabran-saat-memberikan-sambutan-dihadapan-bupati-dan-wakil-bupati-kotim-supian-hadi-m-taufiq-mukr

Gubernur Kalimantan Tengah Ancam Usir Korporasi yang Bakar Lahan

SAMPIT – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran mengancam mengusir korporasi yang membakar lahan. Gubernur memperingatkan semua perusahaan besar swasta (PBS) yang berinvestasi di Kalteng agar tidak terlibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).  Jika ada perusahaan besar yang terlibat kebakaran, dia tidak segan-segan mencabut izinnya dan mengusir dari daerah ini.